Ingin terlindungi dari keburukan, Bacalah Ayat Kursi di 3 waktu utama ini!

Seperti yang kita tahu, ayat kursi diketahui dapat melindungi kita dari hal-hal buruk atas izin Allah. Selain itu, bacaan ayat kursi menjadi amalan baik bagi kita umat manusia agar lebih dekat dengan Sang Maha Pencipta.
.
Berikut ini adalah tiga waktu untuk membaca ayat kursi, yaitu:
.
1. Ketika Pagi dan Petang. Sebuah hadits menjelaskan bahwa barang siapa yang melafalkan ayat kursi pada petang hari maka ia akan dilindungi oleh Allah dari gangguan apapun hingga pagi hari. Sedangkan, jika ia melafalkan ayat kursi pada pagi hari maka ia juga akan dilindungi hingga petang harinya. Amalan ayat kursi akan membuat hidup kita lebih tenang karena kita dilindungi sesuai dengan ajaran Rasulullah.
.
2. Setelah Shalat Fardhu. Sebuah hadits berisi jika kita melafalkan ayat kursi setelah shalat fardhu atau shalat lima waktu maka tidak ada yang menghalangi kita untuk masuk ke surga. Maksudnya ialah, ketika kita mati dan semasa hidup telah mengamalkan ayat kursi dan membacanya setalah shalat lima waktu maka ia akan masuk ke surga tanpa halangan apapun.
.
3. Sebelum Tidur. Waktu ini dijelaskan dalam hadits tentang Abu Hurairah yang diajarkan oleh syaitan untuk membaca ayat kursi sebelum tidur, agar tidak diganggu olehnya, dan ini dibenarkan oleh Rasulullah S.A.W.
.
.
Sebagai seorang muslim, sebisa mungkin memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk lebih mengingat Allah. Meskipun semua ayat Allah memiliki manfaat, ayat kursi memiliki keutamaan yang bisa kita gunakan sebagai amalan sehari-hari.
.
.
Semoga bermanfaat

salam hangat, MyHayraTim
source: via renunganislam.com | #islamiQpedia
_____________________________ㅤ
more info :
0812 2003 7877

Yuk Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW

Tentu menjaga kesehatan tidaklah sulit, Rasulullah SAW sebagai teladan telah memberikan contoh hidup yang sehat, ini sesuai dengan firman Allah: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Al-Ahzab 33:21).
.
Mari memulai hidup sehat di wal tahun ini. Cukup ikuti pola hidup Rasulullah SAW, insya Allah anda akan terhindar dari berbagai penyakit. Berikut pola hidup sehat dari Rasulullah SAW:
.
1. Di pagi hari, Rasulullah SAW menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.
.
2. Di pagi hari pula Rasulullah SAW membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. “Minuman yang paling disukai Rasulullah SAW adalah minuman manis yang dingin.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi ‘Umar).
.
3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah SAW senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.
.
4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti.
.
5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah SAW selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran.
.
6. Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat.
.
7. Rasulullah SAW sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.
.
8. Rasulullah SAW tidak menganjurkan umatnya untuk begadang.

salam hangat, MyHayraTim
kontribusi : @islamiqpedia via kabarmakkah.com

kaoskaki_myhayradiskon + promo / more info / order :
wa : 0812 2003 7877

Nasihat Bagi Yang Sering Nongkrong di Jalan!!

Di zaman Rasulullah SAW hal ini merupakan kesenangan para sahabat, sehingga beliau mewanti-wanti dan memberi batasan tentang adab-adab yang harus dipenuhi oleh orang-orang yang senang duduk-duduk di pinggir jalan. Di antara ketentuan-ketentuan itu seperti dalam hadits di atas :
.
Pertama, palingkan pandangan. Pandangan mata, sesuatu hal yang membahayakan karena akan mempengaruhi hati dan menggerakkan nafsu birahi yang bergejolak. Walaupun cepatnya pandangan secepat larinya anak panah dari busurnya, ia akan menyangkut dalam hati. Dan hati bisa menyeret pada keinginan untuk melampiaskan hasratnya itu.
.
Kedua, jangan mengganggu. Gatal lidah rasanya bila tidak melontarkan kata-kata pada orang yang lewat di depan matanya.. Untuk Rasulullah SAW memberikan persyaratan untuk tidak mengganggu orang, bila pekerjaan nongkrong di pinggir jalan ini tidak bisa ditinggalkan. “Kaffuladzai”, jangan menimbulkan gangguan.
.
Ketiga, membalas ucapan salam. Islam telah mengatur tentang adab-adab salam sedemikian rupa, yang mencakup hukum memberi salam, hukum menjawabnya dan siapa yang lebih duluan salam.
.
Keempat, ber-amar ma’ruf nahi munkar. Bila suatu ketika di depan mata kita terjadi kezaliman, jangan sampai dibiarkan terjadi tanpa kita turun untuk mencegahnya. Sudah merupakan kewajiban bagi seseorang untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar. Cegahlah dengan tangan, atau dengan hati, tapi itu selemah-lemahnya iman. Jangan biarkan kemungkaran terjadi di depan mata kita, apalagi kita mampu untuk mencegahnya.
.
Kelima, memberikan bantuan dan menerangkan dengan jelas bagi orang yang memerlukan bantuan. Layani dengan baik, tanya apa keperluannya, mau ke mana, dan jawablah dengan baik lantas tunjuki jalan atau tempat yang dia cari, lebih baik lagi kalau diantarkan ke tempat yang dituju.
.
Nabi SAW mendatangi serombongan orang yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan, lalu beliau berkata, “kalau memang harus kamu lakukan maka balaslah ucapan salam dan tolonglah orang yang dizalimi. Tunjuki jalan bagi orang yang bertanya.” (HR. Abu Daud)
.
.
Semoga bermanfaat

salam hangat, MyHayraTim
kontribusi : @islamiqpedia via kabarmakkah.com

diskon + promo / more info / order :
wa : 0856 2233 120

❀❀❀ 10 POLA ASUH UNTUK ANAK CERDAS ❀❀❀

Kecerdasan anak hingga besar nanti dipengaruhi faktor lingkungan dan pola asuh yang diterimanya. Harus bagaimana agar ia tumbuh cerdas? Perhatikan 10 hal ini.

1. Bebaskan anak mengeksplorasi lingkungan.
Lingkungan menjadi sarana luas bagi anak untuk belajar tentang berbagai macam hal.

2. Ikuti minat anak.
Untuk menggali potensi luar biasa di dalam diri anak, beri dukungan penuh pada bidang-bidang yang disukai anak.

3. Tuturkan pengetahuan tentang dunia dan isinya.
Berikan anak fasilitas dan kesempatan untuk mengenal dunia beserta seluruh aspek kehidupan.

4. Bacakan aneka buku pengetahuan secara rutin dengan suara yang keras dan intonasi yang benar.
5. Jadilah model yang baik.
Tunjukkan minat Bunda untuk selalu belajar dan menemukan hal-hal baru yang menarik dan kreatif bersama anak.

6. Seringlah bertanya kepada anak.
Ajukan beberapa pertanyaan kepada anak yang akan memancingnya untuk memberi jawaban berupa penjelasan yang juga merangsangnya untuk adu argumentasi.

7. Beri kesempatan mengambil keputusan.
Membiasakan anak untuk mengambil keputusan akan melatih anak untuk belajar sebab-akibat serta tanggung jawab.

8. Tingkatkan kesempatan bersosialisasi.
Anak butuh kesempatan bersosialisasi seluas-luasnya karena akan memperkaya pengalaman emosional anak, serta sarana untuk belajar mengekspresikan perasaannya.

9. Cukupi kebutuhan gizinya.

10. Jaga kesehatan anak.
Olahraga atau latihan fisik tidak hanya membuat tubuh anak sehat, tapi juga membuat dia cerdas!

Salam Hangat,
MyHayra Tim
source : @pakupayungclub

diskon + promo / more info / order :
wa : 0812 2003 7877

#kaoskaki #AkuSudahPakaiKaosKaki #KaoskakiMyHayra #MyHayra

TABARRUJ Penyakit Muslimah Zaman Now!

Dalam istilah bahasa Arab, Pamer Kecantikan dikenal dengan istilah tabarruj. Tabarruj berarti seorang wanita yang menampakkan sebagian dari tubuh dan perhiasannya. Ada yang mengatakan, tabarruj diambil dari penampakan wanita, ada juga yang berpendapat diambil dari kata burjun yang berarti istana- dan istana seorang wanita adalah rumahnya. .
.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu.. (QS. Al-Ahzab: 33).

Berbagai dalil, baik dari Al-qur’an maupun As-Sunnah serta ijma ulama menunjukkan haramnya tabarruj. Hal ini karena Tabarruj dapat menyingkap aurat, merusak akhlak, dan menyelewengkan perintah Allah subhanahu wa ta’ala.

Tabarruj bisa berupa tersingkapnya hijab (penutup) dan menampakkan sebagian anggota tubuh ke hadapan laki-laki yang bukan mahramnya. Bisa juga dengan seorang wanita yang melenggang berjalan di kerumunan lelaki non mahram dengan aroma parfum yang semerbak. Atau, menghentakkan kaki agar tersingkap perhiasan yang sebelumnya tertutupi. Atau, di era modern ini, wanita sering sekali memamerkan kecantikannya di Sosmed. Semua itu menjadi pemantik yang bisa menjurus kearah perzinaan. Bahayanya lebih parah daripada sekadar saling memandang.

Tabarruj bisa juga dengan bercampurnya laki-laki dengan perempuan dan saling pegang di antara keduanya. Demikian pula wanita dengan wanita yang menyerupai laki-laki, atau meniru gaya wanita non muslimah.

Rasulullah telah menerangkan bahwa wanita seperti itu merupakan calon penghuni neraka.
Imam Abu Hanifah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Ada dua golongan penghuni neraka yang belum aku lihat. Yaitu golongan yang memegang cemeti seperti ekor sapi, yang dengannya mereka memukul manusia dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang mirng. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium bau surga, padahal bau surga dapat tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.”.

Mudah-mudahan Allah Swt merahmati kita semua dengan rasa malu yang kuat.

Salam Hangat,
MyHayra Tim
source : @islamiqpedia

diskon + promo / more info / order :
wa : 0812 2003 7877

#kaoskaki #AkuSudahPakaiKaosKaki #KaoskakiMyHayra #MyHayra

 

Tips & Trik Biar Ga Jadi Muslimah Baperan

Baper, alias bawa perasaan, adalah istilah yang mengemuka beberapa waktu belakangan. Entah siapa yang membuatnya pertama kali, yang jelas istilah ini cocok disematkan pada orang-orang yang perasa, atau mudah terbawa perasaannya saat menghadapi sesuatu.

Baper untuk konteks peristiwa yang dapat menggugah kepedulian, tentu sangat positif. Namun tidak demikian halnya jika baper terjadi untuk hal-hal sepele.

Baper dalam hal mudah tersinggung atau terlalu sensitif terkadang membuat orang lain yang berinteraksi dengan kita menjadi tidak nyaman. Seringkali kita harus sangat berhati-hati agar orang tersebut tidak marah, tersinggung, sedih dan sebagainya. Bagi kita para muslimah, persoalan baper seringkali berawal dari hal sepele yang kemudian meledak menjadi hal besar. Jika hal ini membuat situasi dan kondisi kita menjadi kontraproduktif, pastilah kita perlu mengetahui cara mengatasi atau mensiasatinya. Apalagi, sebagai perempuan, baperan sering dipengaruhi hormon yang singgah secara rutin setiap bulannya. Jadi gimana dong biar gak jadi muslimah baperan?? Yuuk, simak tips and tricknya berikut ini!

1. Bersikaplah santai
Girls, gak semua hal perlu disikapi secara serius. Barangkali teman kita memang hanya bercanda dan tidak bermaksud melukai. Jadi, santai saja selama memang tidak melanggar batas. Sebagai muslim, kita diajak Rasulullah untuk bersikap lapang dada terhadap saudara seiman. Namun, jika memang sikap teman kita dirasa sudah kelewat batas, boleh saja kita baper, tentu dengan cara yang tepat. Apakah kita harus marah-marah padanya? Atau, mendiamkannya? Ingat, pikirkan konsekuensi dari setiap respon yang kita berikan.

2. Berpikir dengan logis
Baper adalah pekerjaan emosi yang seringkali mencuat pertama kali dalam menerima stimulus dari luar. Maka ijinkanlah logika mengambil alih setiap stimulasi yang hadir. Diam sejenak adalah salah satu cara mengijinkan logika bekerja. Karena emosi sifatnya spontan dan cenderung liar jika dibiarkan, akan sangat baik sekali apabila kita mengambil jeda, agar spontanitasnya lebih terkendali.

3. Tarik nafas panjang, duduk dan berdzikirlah
Berhenti dan diam sejenak dapat membantu kita mengatasi perasaan yang teraduk-aduk. Tariklah nafas panjang beberapa kali, hembuskan perlahan-lahan, dan lafadzkan kalimat taawudz sepenuh hati. “A-udzubillaahi minasy syaithaanirrajim…”. Jika belum berhasil juga, ubah posisi dari berdiri menjadi duduk, dari duduk menjadi berbaring. Jika belum stabil juga, berwudhulah. Dan jika belum berhasil juga, shalat sunnahlah 2 rakaat. Insya Allah resep ini akan membuat hati kita lebih tenang.

4. Menjauh sejenak
Jika berbagai cara belum juga berhasil menenangkan hati kita yang baperan ini, beranjak menjauh sejenak dapat meredam perasaan yang bergejolak. Dengan berjarak, kita dapat berpikir lebih jernih. Dengan berjarak, kita juga bisa menenangkan diri dari situasi yang kacau. Setelah tenang, kita dapat mendekat lagi pada sumber kebaperan dan bersikap lebih bijak.

5. Bertoleransilah, karena tak ada yang sempurna
Terkadang banyak hal yang tidak kita sukai, ternyata ada pada teman-teman kita. Kita tidak suka caranya berbicara yang ceplas-ceplos. Kita tidak nyaman mendengarnya sering marah-marah. Kita tidak senang melihat kebiasaan buruknya yang menyulitkan diri sendiri dan bahkan orang lain.
Tetapi kemanapun kita melangkah, percayalah bahwa pasti ada saja sifat buruk orang lain yang tidak kita suka. Hubungan yang awet terjadi karena kita berlapang dada terhadap segala kekurangan, dan mentolerir hal-hal yang seharusnya memang dimaafkan. Ingat, tidak ada seorangpun yang sempurna di dunia ini. Jadi daripada kita sibuk baper, berikan ruang dalam hati dan pikiran kita untuk menerima sahabat kita apa adanya. Berikan ruang untuk ketidaknyamanan yang terjadi di dunia ini, agar hati kita tidak mudah lelah. Bukankah kebahagiaan yang sempurna hanya ada di surga?

6. Komunikasikan
Yes. Daripada kamu misuh-misuh di belakang, lebih baik ungkapkan terus-terang apa yang mengganjal. Mengatakan secara terbuka dan berkonfrontasi terang-terangan, akan lebih membuka jalan mencari solusi dan rekonsiliasi, daripada diam dan menyimpan api dalam sekam. Awalnya memang tak mudah, apalagi jika kita adalah tipe orang yang suka memendam perasaan. Namun coba deh sekali saja, setelah itu mungkin temanmu akan marah atau berbalik tidak terima. Tetapi setelah itu, jika kalian berhasil melewatinya, ukhuwah dan persahabatan ini pasti akan semakin erat, insya Allah  terkadang konflik kita butuhkan untuk menjadi cara semakin mengenali diri satu sama lain. Tapi jangan lama-lama yaa bertengkarnya, maksimal 3 hari saja 😉

7. Siapa suka cewek baperan?
Dear, percayalah bahwa orang yang terlalu sensitif itu cukup rumit untuk dijadikan teman apalagi sahabat. Sikapnya yang mudah tersinggung akan membuat ukhuwah gampang rusak dan persahabatan tidak awet. Maka, berilah toleransi, bersikaplah lebih sabar, serta jadilah muslimah yang easy-going terhadap sahabatmu yang mungkin menyebalkan. Ingat, suatu saat bisa jadi mereka yang sebal dengan dirimu, dan rasakanlah, siapa suka cewek baperan?

Mudah-mudahan sekarang sudah lebih ngeh ya soal baper-baperan ini. Muslimah yang ceria, penyabar dan tak mudah bawa perasaan, pasti sangat menyenangkan dijadikan teman. Yuk mulai dari diri sendiri sekarang juga!

Salam Hangat,
MyHayra Tim
source : elmina.id

diskon + promo / more info / order :
wa : 0812 2003 7877

#kaoskaki #AkuSudahPakaiKaoskaki #MyHayra