“Sedekahkan seluruh persendian kita dengan Sholat Dhuha”

“Sedekahkan seluruh persendian kita dengan Sholat Dhuha”

Setiap orang pasti senang untuk melakukan amalan sedekah. Bahkan kita pun diperintahkan setiap harinya untuk bersedekah dengan seluruh persendian. Ternyata ada suatu amalan yang bisa menggantikan amalan sedekah tersebut yaitu shalat dhuha.
.
Di antara keutamaannya, shalat Dhuha dapat menggantikah kewajiban sedekah seluruh persendian. Dari Abu Dzar, Nabi SAW bersabda: “Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at.” (HR. Muslim)
.
Persendian yang ada pada seluruh tubuh kita sebagaimana dikatakan dalam hadits dan dibuktikan dalam dunia kesehatan adalah 360 persendian. ‘Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi SAW: Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendian.” (HR. Muslim)
.
Kapan waktu pelaksanaan sholat dhuha?
1. Awal waktu yaitu setelah matahari terbit dan meninggi hingga setinggi tombak
Nabi SAW bersabda: “Kerjakan shalat shubuh kemudian tinggalkan shalat hingga matahari terbit, sampai matahari meninggi. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud.” (HR. Muslim)
Kapan? Kira-kira 15 menit setelah matahari terbit.
2. Waktu terbaik yaitu dikerjakan di akhir waktu
Sedangkan waktu utama mengerjakan shalat Dhuha adalah di akhir waktu, yaitu keadaan yang semakin panas. Zaid bin Arqom melihat sekelompok orang melaksanakan shalat Dhuha, lantas ia mengatakan, “Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini, ada yang lebih utama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Waktu terbaik) shalat awwabin (shalat Dhuha) yaitu ketika anak unta merasakan terik matahari.” (HR. Muslim) Wallahu’alam
.
Salam Hangat, Fayda Team
Sumber: https://rumaysho.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *