“Do’a Berbuka Puasa”

“Do’a Berbuka Puasa”

Salah satu amalan diperintahkan dalam Islam adalah berpuasa yaitu menahan diri dari makan, minum serta semua yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
.
Selain itu, ibadah puasa di bulan ramadhan adalah momen yang sangat baik untuk meningkatkan amal ibadah kita. Salah satunya kita tidak hanya mengamalkan dan melafalkan doa buka puasa, namun juga bergerak untuk bersedekah.
.
Seperti apa niat berbuka puasa sesuai sunnah? Berikut ini penjelasan lengkapnya. Sebagaimana hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentang doa berbuka puasa,
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah
“Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.” (HR. Abu Daud no 2357)
.
Kapan doa ini diucapkan? Umumnya doa terkait perbuatan tertentu, dibaca sebelum melakukan perbuatan tersebut. Doa makan, dibaca sebelum makan, doa masuk kamar mandi, dibaca sebelum masuk kamar mandi. Nah, apakah ketentuan ini juga berlaku untuk doa di atas?
Dilihat dari arti doa di atas, dzahir menunjukkan bahwa doa ini dibaca setelah orang yang berpuasa itu berbuka. Syiakh Ibnu Utsaimin menegaskan:
“Hanya saja, terdapat doa dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika doa ini shahih, bahwa doa ini dibaca setelah berbuka. Yaitu doa: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah. doa ini tidak dibaca kecuali setelah selesai berbuka.” (Al-Liqa As-Syahri, no. 8, dinukil dari Islamqa.com)
.
Keterangan yang sama juga disampaikan dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 7428.
Karena itu, urutan yang tepat untuk doa ketika berbuka adalah:
1. Membaca basmalah sebelum makan kurma atau minum (berbuka).
2. Mulai berbuka
3. Membaca doa berbuka: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah
.
Sebagai muslim yang baik, selayaknya kita cukupkan doa setelah berbuka dengan doa yang shahih ini, dan tidak memberi tambahan dengan redaksi yang lain. Wallahu’alam
.
Salam Hangat, Fayda Team
Sumber: https://konsultasisyariah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *