“Masihkah Kamu Khawatir dengan Rezeki?”

“Masihkah Kamu Khawatir dengan Rezeki?”

Setiap makhluk di dunia telah mempunyai kadar rejekinya masing-masing. Seekor cacing di dalam tanah telah Allah jamin segala rejekinya. Apalagi manusia mahluk yang paling mulia, tentulah rejeki tersebut telah Allah jamin keberadaanya.
.
Dalam islam, ternyata sebutan rezeki hanya sebuah istilah. Banyak macam-macam rezeki yang diberikan Allah kepada makhluknya. Berikut Jenis-jenis rezeki:
1. Rezeki yang telah dijamin
Janganlah takut akan kekurangan rezeki selama hidup. Karena sang Maha Pemberi rezeki telah menjaminnya dari waktu jauh-jauh sebelum kita lahir ke dunia yang fana ini. “Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya” (Q.S. Huud: 6)
2. Rezeki karena Usaha
Rezeki memang telah Allah atur dan jamin atas keberadaannya. Namun bukan berarti kita berdiam diri menunggu sang rezeki datang sendiri kepangkuan kita. Rezeki tersebut salah satunya akan didapatkan dengan cara ikhtiar dan usaha kita dalam menjemputnya. “Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya” (Q.S. An Najm: 39)
3. Rezeki karena Bersyukur
Ingatlah bahwa Allah sangat menyukai hambanya yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang telah dianugrahkan kepadanya. Pada titik itulah hendaknya manusia bersyukur, dengan begitu Allah akan lebih menambah kadar rezeki yang telah diberikan. “Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu” (Q.S. Ibrahim : 7)
4. Rezeki tak terduga
Masih ingat tentang hukum sambal? bahwa kebaikan yang kita berikan tidak akan langsung mendapat balasannya dari orang yang kita tolong. Karena bisa saja balasan itu akan kita terima dari orang dan waktu berbeda. Termasuk dalam hal ini masalah rezeki. “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya” (QS. At Thalaq: 2)
5. Rezeki karena istighfar
Salah satu yang menghambat datangnya rezeki adalah dosa. Dengan memohon ampun dan istighfar, tentulah Allah akan membuka pintu rezeki yang telah tertutup sebelumnya. “Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta” (QS. Nuh: 10-11)
6. Rezeki karena Menikah
Jelas, menyatukan dua buah hati menjadi satu dalam sebuah ikatan suci tentunya juga menggabungkan rezekinya masing-masing menjadi satu rezeki lainnya. “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.” (QS. an-Nur: 32)
7. Rezeki karena Anak
Ada yang mengatakan bahwa banyak anak maka akan banyak rezeki. Dan Islam menjawabnya, bahwa saat seorang bayi terlahir ke dunia, maka saat itu juga ia membawa rezeki yang telah digariskan dipundaknya. “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.” (QS. al-Isra: 31)
8. Rezeki karena Sedekah
Sedekah adalah penawar dari kemiskinan kita. Saat kita bersedekah maka Allah akan membalasnya dengan balasan beberapa kali lipat dari rezeki yang kita keluarkan untuk bersedekah. “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak” (QS. Al Baqarah: 245)
.
Ingatlah, rezeki selain sudah diatur, juga sudah dibagi dengan adil. Allah SWT berfirman, “Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27) Wallahu a’lam
.
Salam Hangat, Fayda Team
Sumber: https://islamidia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *