“Perbanyak Istigfar agar Dikaruniai Anak”

“Perbanyak Istigfar agar Dikaruniai Anak”

Memiliki momongan tentu merupakan dambaan setiap pasangan suami istri. Kehadiran anak membuat rumah tangga menjadi tentram. Sayangnya kebahagiaan itu tidak dirasakan oleh semua orang. Diantara mereka sangat berharap mempunyai keturunan, tetapi belum juga mendapatkannya. Segala macam cara sudah dijalankan untuk mendapatkan keturunan, manun belum juga mendapatkan hasil.
.
Allah SWT berfirman: “Maka aku katakan kepada mereka: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”” (QS. Nuh: 10-12)
.
Rasulullah SAW mengajarkan pada umatnya amalan bagi mereka yang sangat ingin memiliki anak. Dikutip dari Harakah Islamiyah, amalan tersebut terdapat dalam hadis dari Jabir bin Abdillah RA, dalam Musnad Abu Hanifah “ia berkata: Seorang lelaki dari kaum anshar datang kepada Nabi SAW dan berkata: Wahai Rasulullah, aku belum dikaruniai anak sama sekali. Rasul berkata: Jika engkau memperbanyak istigfar dan sedekah, maka Allah akan memberimu rejeki berupa anak. Jabir berkata: Kemudian orang tersebut memperbanyak sedekah dan istigfar. Lalu dikaruniai anak laki-laki.”
.
Dalam riwayat diatas Beristigfar dan bersedekah adalah jalan untuk membuka rezeki, salah satunya dikaruniai anak. Istigfar membersihkan diri kita dari berbagai dosa. Karena bisa jadi, kita belum mendapat momongan karena ada dosa yang cukup banyak. Sedangkan sedekah adalah cara kita untuk berbagi sesama dengan ikhlas. Bisa jadi, Allah membalas kebaikan sedekah kita dengan amanah yaitu anak.
.
Allah SWT berfirman: “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang berawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakinya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3). Semoga bermanfaat.
.
Salam Hangat, Fayda Team
Sumber: http://beritakini.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *