“Puasa Ayyamul Bidh”

Islam adalah agama yang memberikan banyak pilihan pahala yang bisa kita raih dengan menjalankan amalan ibadah dan diniatkan semata-mata hanya kepada Allah subhana hua ta’ala. Mulai dari yang wajib sampai yang sunah. Mulai dari sholat, puasa, hingga berhaji. Masing-masing dari ibadah dan amalan tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar dan dapat meningkatkan derajat kemuliaan kita sebagai manusia di mata Allah subhana hua ta’ala. Bahkan kita tidak bisa mereka-reka berapa besar pahala yang kita dapat karena hanya Allah yang mengetahui itu secara pasti.
.
Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa pada tengah bulan, yaitu pada hari ke 13, 14, dan 15 hijriah tiap bulannya. Karena kita disunnahkan untuk berpuasa minimal 3 hari tiap bulannya, maka Ayyamul Bidh pada kalender qomariyah itulah termasuk yang utama. Disebut Ayyamul Bidh karena pada 3 hari itulah bulan bersinar terang, sehingga malam tampak putih bercahaya. Masyaa Allah…
.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan shalat Dhuha, mengerjakan shalat witir sebelum tidur.”
.
Mu’adzah bertanya pada ‘Aisyah,
“Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa tiga hari setiap bulannya?” ‘Aisyah menjawab, “Iya.” Mu’adzah lalu bertanya, “Pada hari apa beliau melakukan puasa tersebut?” ‘Aisyah menjawab, “Beliau tidak peduli pada hari apa beliau puasa (artinya semau beliau).”
.
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.”
.
Perlu diketahui manfaat puasa secara umum, diantaranya:
1. Detoksifikasi tubuh
Selama berpuasa tubuh kita akan melakukan detoksifikasi atau proses pembuangan racun yang dikeluarkan dari dalam tubuh melalui keringat, urin, atau saat buang air besar. Dengan terbuangnya racun-racun dalam tubuh kita tentu akan menyehatkan tubuh.
2. Mengurangi lemak
Selain memproses detoksifikasi dalam tubuh, berpuasa juga dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh kita. Karena dengan berpuasa, energy dalam tubuh kita dihasilkan oleh pembakaran sisa glukosa dalam tubuh. Kemudian jika glukosa tersebut telah habis maka tubuh akan menggantinya dengan lemak yang tersimpan dalam otot tubuh. Proses pembakaran lemak ini juga menghasilkan energy bagi tubuh jadi tidak perlu khawatir lemas saat berpuasa karena energy tetap terproduksi dari pembakaran lemak dan glukosa tersebut. Jadi selain mendapat pahala, puasa juga dapat bermanfaat untuk proses diet yang efektif untuk menurunkan berat badan di tubuh.
3. Meningkatkan system imunitas dalam tubuh
System imunitas atau pertahanan dalam tubuh juga bisa ditingkatkan dengan berpuasa. Namun untuk meningkatkan system imunitas dalam tubuh ini harus didukung dengan konsumsi asupan makanan yang bergizi seperti sayuran, buah-buahan dan lainnya.
4. Menurunkan berbagai resiko penyakit dalam tubuh
Berpuasa juga dapat menurunkan berbagai resiko penyakit dalam tubuh, Seperti:
Darah tinggi, hal ini dikarenakan saat berpuasa produksi hormone dalam tubuh kita akan lebih terkontrol seperti hormone adrenalin yang menyebabkan kenaikan tekanan darah dalam tubuh.
Resiko Plak Jantung, hal ini dikarenakan asupan lemak jahat pada tubuh akan berkurang saat kita berpuasa. Dengan berkurangnya asupan lemak jahat tersebut maka jantung kita akan lebih sehat dan terhindar dari resiko plak jantung.
Resiko diabetes, saat berpuasa tubuh kita akan meningkatkan proses pemecahan glukosa untuk sebagai modal untuk memproduksi energy dalam tubuh. Dengan pemecahan glukosa tersebut, dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh karena proses tersebut memproduksi insulin dalam tubuh sehingga kita akan lebih terhindar dari resiko diabetes.
Penyakit ginjal, hal ini dikarenakan berkurangnya konsumsi air selama berpuasa.
Serangan jantung, hal ini dikarenakan tubuh kita mengalami penurunan tingkat trigliserida (TG) hingga rata-rata 15 persen dan penurutnan kolestrol low density liporprotein (LDL) hingga 10 persen yang merupakan salah satu factor resiko penyebab terjadinya serangan jantung.
5. Mengistirahatkan saluran pencernaan dalam tubuh
Selama puasa, kita menahan lapar dan haus artinya tidak ada asupan makanan yang masuk dalam tubuh kita sehingga saluran pencernaan kita bisa beristirahat dan sejenak dan dapat bekerja dengan lebih optimal setelah berbuka nanti.
6. Memperbaiki pola makan
Pola makan saat kita berpuasa lebih teratur dari pada saat kita tidak melakukan puasa. Sehingga kesehatan kita jadi lebih terjaga dan tentunya hal ini akan dapat menjaga kesehatan tubuh kita.
.
Jadi ketahuilah bahwa ibadah-ibadah yang disunahkan dalam agama Islam tidaklah tanpa maksud dan tujuan apa-apa karena setelah dilakukan penelitian dan dinalar secara logika maka akan ditemukan faktor lain yang membuat Allah atau Rasulullah memerintahkan untuk melakukannya termasuk dari segi kesehatan dan psikologis manusia. Wallahu A’lam Bishawab
.
Salam Hangat, Fayda Team
Sumber: https://www.google.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *