“Ukhtikah, yang termasuk kriteria wanita cantik menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah?”

Cantik dimata manusia hanya bawa bencana, capeknya iya, buat terlena juga, menjadi bangga sementara dan berpotensi mengundang murka Allah. Namun cantik dalam penilaian Allah pasti membuat bahagia, jauh dari sengsara dan kelak tinggal abadi di surga. Seperti apa sih agar dinilai cantik oleh Allah?
.
Berikut kami rangkum cara agar dinilai cantik oleh Allah:
1. Senantiasa menjaga pandangannya, dan selalu terlihat sopan dan terpuji serta menutup auratnya. (QS. An-Nuur: 24/31)
2. Tidak bergaul bebas dengan kaum laki-laki yang bukan mahramnya, kecantikannya dipelihara dari pandangan laki-laki, tanpa dipertontonkan. (HR Bukhari)
3. Pembawaan diri yang sopan, tegas, dan bersahaja. (QS. Al-Qashas: 28/25)
4. Senantiasa berbicara dengan perkataan yang baik, dan nada suara yang tidak dimanja manjakan dan tidak dilembut lembutkan. (QS. Al-Ahzab: 33/32)
5. Tidak berhias dan (bertingkahlaku) seperti orang jahiliyah dulu. Menjauhi gaya tabarruj, penggayaan diri yang dapat mengganggu atau menjadi fitnah bagi lelaki (tidak menjadi pusat perhatian), hingga menarik kepada dirinya. (QS. Al-Ahzab: 33/33)
6. Berpakaian dengan identitas wanita mukminah. (QS. Al-Ahzab: 33/59)
7. Senantiasa bersih dan berbau segar. Tidak memakai parfum (selain untuk mahramnya) (HR. Bukhari)
8. Tidak mengubah ciptaan Allah, seperti melakukan pembedahan plastik, membuat tato, mencukur alis, meratakan gigi (yang dilakukan karena alasan untuk mempercantik diri, bukan dikarenakan untuk kesehatan), dan sebagainya (QS. An-Nissa: 4/19)
9. Tidak meniru penampilan kaum lelaki, baik dari cara berpakaian, berbicara, serta pembawaan diri. (HR. Ibnu Abbas)
.
Terkadang wanita lupa dengan tiga perkara ini:
1. Tangan adalah aurat, batasannya hingga pergelangan tangan.
2. Kaki (seluruhnya) juga adalah aurat
3. Dada adalah aurat, jadi wajibnya menjulurkan hijab mereka, hingga menutupi dadanya.
.
Wanita selalu alpa akan dua perkara:
1. Memandang sepele dengan aurat dipergelangan tangan
2. Dan sering tidak memakai kaus kaki
.
Terkadang wanita lalai dalam dua perkara:
1. Aurat meraka, adalah harga diri mereka
2. Kecantikan bukan pada wajah, melainkan pada hati yang bersih
.
Wanita seringkali lupa bahwa menutup aurat adalah peraturan Allah, bukan peraturan manusia
.
Dosa jariah yang tidak didasari oleh manusia
1. Saat sedang tidur, tetapi malaikat menulis dosanya
2. Saat sedang sholat, tetapi malaikat menulis dosanya
3. Saat makan, belajar, mandi, tetapi malaikat tetap menulis dosanya
4. Saat sedang tidak melakukan apa apa pun malaikat mencatat dosanya
.
Apakah kesalahan yang dia lakukan?
Ini semua dikarenakan, banyaknya mata pria yang sedang foto/gambarnya, yang sedang tidak menutup aurat, atau ada auratnya yang terlihat di media sosial. Setiap kali ada lelaki melihatnya, setiap kali itulah dosanya akan bertambah.
.
Subhanallah… Semoga kita sebagai wanita bisa menjaga diri kita agar semua urusan kita selalu diridhoi Allah, Aamiin..
.
Salam Hangat, Fayda Team
Sumber: http://www.konfrontasi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *