Bersedekahlah karena yang sudah meninggal sangat ingin kembali ke dunia untuk bersedekah.. Tapi apa yang harus disedekahkan ?

Bersedekahlah karena yang sudah meninggal sangat ingin kembali ke dunia untuk bersedekah..
Tapi apa yang harus disedekahkan ?
 
Allah memperingatkan kita dalam Al-Quran :
 
Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (Q.S. Al-Munafiqun ayat 10)
 
Orang yang sudah berpulang ini tidak meminta waktu untuk umrah atau untuk melakukan amalan lainnya. Yang ia minta hanyalah waktu untuk bersedekah.
 
Artinya Allah memperingatkan kita bahwa orang yang sudah meninggal baru tahu nikmatnya keunggulan pahala bersedekah bagi yang sudah meninggal.
 
Maka marilah kita perbanyak sedekah semasa kita di dunia. Jangan sampai kita menyesal nanti. Bersedekahlah pula untuk orang tua dan nenek kakek, kerabat kita yang sudah meninggal. Siapa tahu mereka sedang mengharapkan pahala bersedekah dan mengatakan apa yang dinyatakan Allah dalam Quran tadi.
 
Bersedekahlah banyak-banyak. Allah memberikan penghargaan yang sangat besar untuk orang yang bersedekah.
 
Lalu apa yang harus disedekahkan ?
 
Berikut ada beberapa cara yang dapat kita contoh agar dapat bersedekah :
 
🌹Letakkan beberapa sendal jepit di sekitar masjid, agar para jamaah dapat menggunakannya saat akan berwudhu. Nikmatilah pahala dari setiap orang yang memakainya.
 
🌹 Letakkan segelas air atau remah makanan di teras rumah untuk burung-burung yang hinggap di sana.
 
🌹 Sisihkan sedikit uang setiap bulan untuk disumbangkan kepada anak yatim.
 
🌹 Belilah sekantong plastik kaos tangan dan kaos kaki, agar bisa diberikan kepada para pekerja.
 
🌹 Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak, dimana setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukan uang receh Rp 3.000-5.000 ke dalamnya, jika sudah genap 1 bulan, buka kotak itu dan bersedekahlah dengan uang tersebut. Lakukanlah ini tiap bulannya.
 
🌹 Jika engkau hadir dalam acara kumpul-kumpul bersama keluarga dan kerabat, belilah satu atau dua buah karton air putih, niatkan untuk sedekah kepada orang-orang yang butuh minum, sakit, dan lainnya.
 
🌹 Belilah mushaf (al quran), letakkan di salah satu masjid dan bayangkan berapa pahala yg akan kamu dapat pada setiap huruf yang mereka mau membacanya.
 
🌹Berikanlah perasaan gembira kepada setiap muslim, terkhusus kepada mereka-mereka yang sedang tertimpa kesedihan.
 
🌹 Lemparkanlah senyum kepada orang yang kau temui, berilah salam kepada orang yang duduk dan bertuturlah dengan ucapan yang baik karena semuanya adalah sedekah.
 
🌹 Jangan tidur sebelum mengampuni setiap orang yang telah berbuat buruk kepadamu (menggibahi, mengadu domba dan mendzalimimu).
 
🌹 Selalu ucapkan dzikir. Setiap ucapan laa ilaha illaLlah itu sedekah, dan ucapan Allahu akbar itu sedekah. Setiap ucapan Subhanallah itu sedekah, dan ucapan Alhamdulillah itu juga sedekah.
 
🌹 Ajaklah sebanyak-banyaknya orang pada kebaikan dan hindari keburukan.
 
🌹 Ucapkan sebanyak-banyaknya kata-kata yang baik. Buka handphone, laptop dan kirimkan kata-kata yang baik, mengajak pada kebaikan, menghibur dan menghilangkan kesedihan.
 
🌹 Selalulah tersenyum.
 
🌹 Shalat dluha setiap hari, sedekah atas 360 anggota tubuh.
 
🌹 Bersedekahlah dengan kehormatanmu. Ikhlaskan semua celaan, gunjingan, fitnahan dan hinaan. Niatkan semua itu sebagai sedekah.
 
🌹 Singkirkan gangguan dijalan
 
🌹 Sampaikan salam pada semua orang yang dijumpai.
 
🌹 Berilah makan pembantumu dengan apa-apa yang kamu makan.
 
🌹 Muliakanlah para tamumu lebih dari 3 hari.
 
🌹 Berdermalah dengan bantuan dan pertolongan badan.
 
🌹 Harapkan pahala dari Allah swt saja terhadap barang yang dicuri.
 
🌹 Carilah ilmu, ajarkan dan sebarkan, termasuk tulisan ini.
 
Semoga semua yang ditulis di sini dapat menjadi sedekah dan amal jariah yang membawa kebaikan dan pertolongan tak henti-henti sampai akhir zaman.
 
Aamiin.
 
Salam Hangat, MyHayra Tim
source : indiraabidin.com
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *