Hati-hati bagi yang suka tidur di Sore Hari!

Kita sering mendengar adanya hadits yang melarang tidur setelah Ashar, sebagaimana berikut: “Aku heran dengan orang yang terbaring dan tidur sesudah ‘Ashar.” Serta “Barangsiapa yang tidur setelah ashar kemudian akalnya hilang, maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri.”.
.
Perlu diketahui bahwa kedua hadits di atas bukanlah hadits shahih. Namun, terdapat dua pendapat yang masyhur di kalangan ulama tentang tidur sesudah ‘Ashar (sore hari).
.
Pertama, hukumnya makruh, yakni lebih baik jika tidak dilakukan, sebagaimana yang disebutkan oleh banyak fuqaha’ dalam kitab-kitab fikih mereka.
.
Pendapat kedua: Membolehkan tidur sesudah ‘Ashar. Karena hukum asal dari tidur adalah mubah, dan tidak ada hadits shahih yang melarangnya. Padahal hukum syar’i itu diambil dari hadits-hadits shahih, bukan dari hadits-hadits lemah apalagi hadits palsu yang didustakan atas nama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, dan tidak pula ditetapkan dari pendapat-pendapat manusia.
.
Walau sejatinya tidak ada larangan ataupun dibolehkannya tidur setelah sholat ashar. Kita harus tahu bahwa ada beberapa hal mengapa kurang baik ketika tidur di waktu Ashar diantaranya:.
.
1). Dapat menimbulkan disorientasi waktu, maksudnya saat bangun tidur kita tidak bisa membedakan hari sudah malam atau pagi.
.
2). Karena proses saat bangun di sore hari membebankan keadaan stress pada bagian tubuh. Terdapat pula penelitian yang menyebutkan bahwa tidur sore juga dapat membuat seseorang lebih sering mengalami mimpi buruk.
.
3). Tidur setelah waktu shalat Ashar dikhawatirkan membuat bablas shalat Maghrib dan Isya.
.
Wallahu a’lam bishwab |salam hangat, MyHayraTim
source: Ummi-online.com | #islamiQpedia
___________ㅤ
more info :
0812 2003 7877

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *