BOLEHKAH SUSU KENTAL MANIS (SKM) DIBERIKAN PADA ANAK ?

Percakapan tentang susu paling sering terjadi di dalam ruangan praktek
pasien : “anak saya ga mau makan bu dokter, maunya minum susu?”
saya : “susunya susu apa ibu?”
pasien : “susu kaleng, kental manis (SKM)” .
paling sering dapet jawaban begini diruang praktekan. .
antara kebutuhan dan kefefet
iyup. setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, kebutuhan untuk tetap memberikan susu yg ktnya bergizi namun kefefet keadaan ekonomi yg pas-pasan.
.
saya ga bisa sepenuhnya menyalahkan, membenarkan, atau menghakimi. mungkin karena minimnya pengetahuan dalam memahami komposisi kandungan SKM. karena yang masrakat tau yang penting ada embel-embel susunya.
disini saya akan sedikit menjelaskan.
kelebihan SKM
1. harganya ekonomis
2. mudah disimpan
3. tidak cepat basi
4. Rasa manis dan lebih enak.
.
Fakta
1. Anak usia dibawah 1 tahun susu yang dianjurkan adalah Air Susu Ibu (ASI).
.
2. Pemberian susu pada anak usia diatas 1 tahun, baik ASI ataupun susu lainnya maksimal 30% dari total kebutuhan kalori, dan 70% sisanya seharusnya diberikan berupa makanan padat (MPAsi)
.
3. Susu dalam konteks makanan anak usia Batita dan Balita adalah sebagai SUMBER KALSIUM, dan SUMBER PROTEIN dengan asam amino esensial yang lengkap (jadi jika memilih susu untuk anak2. perhatikan komposisi ini)

Marak beredar informasi bahwa SKM tidak aman dikonsumsi anak. Hal ini juga didukung dengan adanya penilaian dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR). sehingga timbul kecemasan melanda beberapa orangtua yang sering memberikan SKM pd anaknya.

Bagaimana dengan penggunaan SKM pada anak?
1. SKM adalah susu yang dibuat dengan proses evaporasi atau penguapan dan umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. Selain diuapkan, susu kental manis juga diberikan gula tambahan. Hal ini menyebabkan susu kental manis memiliki kadar protein rendah dan kadar gula yang tinggi

Contohnya salah satu jenis susu kental manis yang dijual secara komersil menuliskan dalam satu takar porsi (4 sendok makan) memasok 130kkal, dengan komposisi gula tambahan 19 gram dan protein 1 gram. Jika dikonversikan dalam kalori, 19gram gula sama dengan 76kkal. Kandungan gula dalam 1 porsi susu kental manis tersebut lebih dari 50% total kalorinya, jauh melebihi nilai rekomendasi gula tambahan yang dikeluarkan oleh WHO. sehingga berisiko obesitas dan diabetes. Bahkan di Amerika dan negara maju lainnya, susu kental manis juga dianggap terlalu banyak mengandung gula.
(Dr. Damayanti, Sp.A(K), Ph.D)

2. SKM tidak disarankan diberikan pada anak dibawah usia 1 th.

3. Kadar gula tambahan pada makanan untuk anak yang direkomendasikan oleh WHO tahun 2015 adalah kurang dari 10% total kebutuhan kalori (padahal kadar gula dalam SKM lebih dari 50 %, silahkan dinilai sendiri)

3. Persoalan muncul ketika anak cuma minum susu dan tidak makan makanan lain. Karena tidak ada satu pun produk yang cocok untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi anak.

4. Namun tidak perlu khawatir berlebih,menurut dr Diana F Suganda, M.Kes, SpGK susu kental manis aman diminum asal proporsional, tidak berlebihan dan sesuai takaran. kalau ga aman, ga bakal BPOM memberikan izin edar pada SKM
lalu berapa takarannya?
2 SENDOK MAKAN/hari
dan tidak disarankan untuk diminum setiap hari.
.
5. Konsumsi SKM tidak mengganggu pertumbuhan gizi masyarakat, gangguan terhadap tumbuh kembang anak dan asupan gizinya tidak bisa dialamatkan kepada salah satu produksi makanan atau minuman saja. Tidak bisa di-generalisir, karena pola makan sehat itu mesti dilihat secara keseluruhan dan bukan dari konsumsi tertentu saja. Itu yang disebut pemahaman terhadap keseimbangan zat gizi. (Pakar gizi dari Universitas Indonesia (UI) Ahmad Syafiq)

Kesimpulan :
1. SKM tidak disarankan diberikan pada anak dibawah 1 th.
2. SKM boleh diberikan pada anak asal tidak digunakan sebagai konsumsi harian, dan sehari konsumsi tidak lebih dari 2 sendok makan.
3. Kandungan SKM lebih dari 50% mengandung gula,dan rendah protein, sehingga dikhawatirkan menyebabkan gangguan penyakit Diabetes dan Obesitas.
4. untuk anak diatas usia 1 th. konsumsi susu hanya disarankan 30% . sisanya dari Mpasi 70%

saya sering ditanya :
apakah merekomendasikan SKM pada anak2?
jawaban saya tidak, dengan berbagai pertimbangan diatas. Pemberian susu yang direkomendasikan untuk bayi adalah ASI atau ASI donor yang telah terbukti aman (sesuai keyakinan masing2) atau susu formula bayi. Sedangkan jika berusia di atas 1 tahun, selain ASI dapat mengonsumsi susu sapi yang sudah dipasteurisasi atau UHT atau susu formula. Untuk pemberian susu selain ASI sendiri sebaiknya berkonsultasi kepada dokter spesialis anak .

salam hangat, MyHayraTim
kontribusi : @parentingstagram

diskon + promo / more info / order :
wa : 0856 2233 120

#kaoskaki #AkuSudahPakaiKaoskaki #MyHayra

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *